A Quest 4 Myself

Monday, February 2, 2009

Quest 3: Bicara Aku tentang Ayah



Saat aku menerima panggilan telefon lewat 2 minggu lalu,mengheret aku menjengah ke sebahagian sisi hidupku yang seringkali aku lupakan...dalam sedar ataupun tidak,aku sendiri tidak pasti.Dan selang dua hari kemudian,aku menerima satu lagi panggilan yang membawa aku pulang ke kampung..sesuatu yang jarang aku lakukan tanpa sebab.Aku cuba mengimbau kenangan bersama seorang lelaki yang ingin sekali aku temui saat ini.Kenangan ketika aku dihantar ke sekolah tadika dan ditinggalkan berseorangan di depan pagar..kali pertama aku dibelikan aiskrim olehnya di kedai ketika di sekolah rendah..kali pertama aku menemaninya ke sungai menangkap ikan..dan.. semakin cuba untuk aku kenang, semakin aku tersentak.. Terlalu sedikit masa dan memori yang ku anyam bersamanya..Kali pertama aku memeluk dirinya...sewaktu aku sudah pun berusia 19 tahun...dan aku tidak pernah mengucup dirinya selain ditangan-pabila aku bersalam dengannya(menjelang raya dan setiap kali aku berangkat meninggalkan rumah).Dan baru juga tersedar yang aku tidak punya langsung walau sekeping gambar bersamanya untuk menyimpan kenangan melewati jalan kedewasaan ini.Ya Allah..Air mata ini ingin sekali menitis...ingin sekali aku menemuinya..memohon ampun...menebus setiap masa lalu yang aku sia-siakan..Aku gagal menahan sebak tatkala diberitahu ibu, bahawa lelaki itu ingin sekali merasa masakanku..di saat dia terlentang..tidak lagi berdaya walaupun untuk duduk..
Betapa sebak dan luluh hati ini saat aku menatap matanya yang sayu memandangku..tanpa mampu untuk meluahkan apa-apa...Setiap detik aku cuba untuk menjadi anak yang terbaik untuk dirinya..walaupun untuk seketika...Aku ambilkan wudhu'nya setiap kali tiba waktu solat...Aku tunaikan permintaannya untuk membaca al-quran buat dirinya setiap malam..dan aku tidak pernah berhenti berdoa agar Allah mengurniakan yang terbaik buat dirinya.. dan saat aku ingin berangkat pulang dari rumah..kutatap kembali wajah sayu lelaki itu...ku kucup tangannya..dan kucium dahinya buat pertama kali dalam hidupku dan kuharap bukan yang terakhir.Kini...ketika aku sendiri lagi di sini... terngiang-ngiang ditelingaku saat dititipkan pesan olehnya..agar aku redha dan sabar dengan setiap ujian dari yang Maha Esa...dan dia sendiri redha dengan setiap langkahku...Dialah lelaki itu...Dialah Ayahku..

Buat teman...andai masih punya waktu...berbaktilah seikhlasnya buat kedua orang tuamu...

Ya Allah ya tuhanku...Ampunilah dosa-dosaku dan kedua ibu bapaku serta rahmatilah mereka sebagaimana mereka memeliharaku sewaktu aku kecil dahulu...amin

1 Comments:

  • Teringat satu lagu ni.
    Aku tujukan buat kamu (n_n)

    Terus tabah wahai pangeran perkasa!

    Yang Terbaik Bagimu (Jangan Lupakan Ayah) - Ada Band

    Teringat masa kecilku kau peluk dan kau manja
    Indahnya saat itu buatku melambung
    Disisimu terngiang hangat napas segar harum tubuhmu
    Kau tuturkan segala mimpi-mimpi serta harapanmu

    Kau inginku menjadi yang terbaik bagimu
    Patuhi perintahmu jauhkan godaan
    Yang mungkin ku lakukan dalam waktu ku beranjak dewasa
    Jangan sampai membuatku terbelenggu jatuh dan terinjak

    Tuhan tolonglah sampaikan sejuta sayangku untuknya
    Ku terus berjanji tak kan khianati pintanya
    Ayah dengarlah betapa sesungguhnya ku mencintaimu
    Kan ku buktikan ku mampu penuh maumu

    Andaikan detik itu kan bergulir kembali
    Ku rindukan suasana basuh jiwaku
    Membahagiakan aku yang haus akan kasih dan sayangmu
    Tuk wujudkan segala sesuatu yang pernah terlewati

    By Blogger aSma' Soleha, At February 3, 2009 at 4:24 AM  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]



<< Home